Jumat, 28 November 2014

Sugar Glider



Pernah dengar? Yak! Mungkin akhir-akhir ini Sugar Glider menjadi jauh lebih terkenal dibandingkan dengan beberapa tahun lalu ketika saya baru membelinya. Sugar Glider adalah binatang yang memiliki kantung dibagian perutnya (Betina) untuk menyimpan dan menyusui anaknya sebagaimana Kangguru. Namun dengan ukurannya yang jauh lebih mini dari Kangguru, kini Sugar Glider lebih banyak diminati oleh pecinta binatang. Sugar Glider adalah binatang asli Indonesia yang berasal dari Papua. Namun Sugar Glider juga dapat dijumpai di Australia. Terdapat beberapa macam warna dari Sugar Glider diantaranya Grey, Cinnamons, Mosaic namun yang sering dijumpai di Indonesia yaitu jenis Grey.
            Sugar Glider merupakan binatang yang “susah-susah gampang” untuk dipelihara. Mengapa saya katakan demikian? Karena Sugar Glider perlu kebersihan kandang yang terjaga dan juga perhatian dari pemiliknya. Seperti halnya kucing dan anjing, Sugar Glider juga dapat jinak dengan pemiliknya. Ketika ingin membeli Sugar Glider ini saya dianjurkan oleh saudara saya untuk membelinya sejak bayi sekitar umur 2stengah bulanan karena Sugar Glider akan sulit dijinakan ketika sudah besar. Menjinakkannya juga “susah-susah gampang” karena tidak semudah menjinakkan kucing dan anjing, Sugar Glider ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat beradaptasi dengan pemiliknya atau kami (pecinta Sugar Glider) menyebutnya dengan Bonding. Pada proses ini biasanya Sugar Glider yang baru kami beli akan kami mainkan lebih sering minimal 2jam sehari (begitu seterusnya karena Sugar Glider merupakan binatang aktif yang suka bermain, maka dari itu saya katakan Sugar Glider memerlukan perhatian dari pemiliknya), menyuapinya makanan dan juga kadang memasukkan sapu tangan pemilik didalam kandangnya agar mereka mengenal bau sang pemilik merupakan salah satu hal yang ampuh untuk menjinakkan Sugar Glider.



1.     Menyuapinya dengan jari kita sendiri


2.  Memasukkan sapu tangan pemilik untuk tempat tidurnya dikandang



            Untuk makanan, dialam liar Sugar Glider memakan buah-buahan yang manis karena Sugar Glider menyukai makanan yang manis. Namun sebagai peliharaan pemilik biasanya memberikan Bubur Bayi seperti N*stle atau S*n untuk makanan pokoknya sehari-hari dan juga buah-buahan sebagai cemilannya dan sesekali juga diberikan jangkrik atau ulat hongkong untuk asupan nutrisinya. Untuk kandang Sugar Glider dapat dipelihara dikandang seperti kandang hamster usahakan kandangnya tinggi dan luas karena Sugar Glider suka melompat/glide. Dan usahakan untuk membersihkannya setiaphari.

3.  Kandang yang cukup tinggi dan luas karena Sugar Glider suka melompat.


            Sugar Glider dapat melahirkan 2-3 anak sekali beranak. Masa kehamilan Sugar Glider berkisar 14-16 hari kemudian Sugar Glider akan melahirkan bayinya yang sangat kecil (hanya sebiji beras) lalu akan dipindahkan kedalam kantungnya untuk disusui sampai 1 setengah-2 bulan lamanya. Ketika keluar dari kantungnya atau kami biasa menyebutnya Out Of Pouch (umur Sugar Glider dihitung sejak Out Of Pouch).

4.  Bayi Sugar Glider/Joey (Out Of Pouch)

Dimasa ini joey akan masih selalu menempel ditubuh induknya untuk menyusui karena kantung Sugar Glider yang kecil biasanya ketika Sugar Glider melahirkan 2-3 anak, maka masa menyusui didalam kantungnya pun akan semakin cepat seiring dengan pertumbuhan anaknya karena sudah tidak muat lagi dikantungnya maka anaknya akan keluar dan menempel dengan induknya. Namun ketika Sugar Glider melahirkan hanya satu anak biasanya ketika keluar sudah berbulu halus karena masa menyusui didalam kantungnya lebih lama.

5.  Joey berumur 2bulan





      

6.  Betina (Kiri) , Jantan (Kanan)

  Berikut adalah gambar untuk membedakan Sugar Glider jantan dan betina

Betina (kiri) Jantan (kanan)

Suara-suara Sugar Glider

Barking
Bersuara seperti gonggongan anjing (bark). Sampai saat ini belum diketahui kenapa mereka mengeluarkan suara seperti itu.
§     Ada beberapa orang yang mengatakan bahwa ini adalah suara untuk memanggil adopternya, sesama jenisnya atau koloninya.
§     Ingin mendapatkan perhatian dari adopternya
§     Ada yang mengatakan ini adalah suara peringatan bagi koloni. Ketika ketakutan, Sugar Glider dominan (alpha) akan memberitahukan kepada koloninya tentang ancaman ini.
§     Dll
Purr
Sangat kecil dan tipis sekali suara ini terdengar. Sangat jarang sekali terdengar karena kecil dan tipisnya suara ini. Suara ini bisa terdengar jika anda dekat sekali dengan Sugar Glider anda seperti di saku baju atau dada anda atau bahkan disekitar muka anda. Banyak yang berkata ketika suara ini terdengar, Sugar Glider merasa nyaman dengan anda, sudah terikat dengan anda. Suara ini juga kadang terdengar ketika mereka senang dengan sesuatu, seperti makanan yang kita berikan dan mereka makan dengan lahapnya.

Crabbing
Ini adalah suara pertahanan mereka. Terdengar sangat keras dan membuat mereka terlihat ‘besar dan kuat’ dari yang sebenarnya. Mereka mengeluarkan suara ini sebagai bentuk pertahanan pertama mereka terhadap musuh. Jika anda mendengar suara ini, janganlah takut dan lantas menarik jari/tangan anda segera. Alasannya sangat sederhana, anda ingin membangun kepercayaan mereka terhadap anda bukan ??? Jadi bangunlah kepercayaan itu. Jika boleh ditafsirkan : “Tinggalkan aku sendiri, saya takut setengah mati !!!”



Hissing
Suara ini terdengar seperti desisan ular. Banyak yang menafsirkan kenapa mereka mengeluarkan suara ini
§     Kemungkinan mereka kesulitan dalam mengeluarkan kotoran mereka (pup). Jadi perhatikan ketika mereka mengeluarkan suara ini, bisa saja berarti Sugar Glider anda mempunyai masalah kesehatan dengan pencernaan mereka
§     Bisa jadi mereka tidak menyukai sesuatu atau ada sesuatu yang mengganggunya, godaan atau gangguan dari Sugar Glider lainnya bisa saja terjadi sehingga mereka mengeluarkan suara ini.
§     Ada yang mengganggap ini adalah panggilan kepada adopternya. Mereka minta diperhatikan segera.
Chattering
Terdengar seperti kicauan tupai, sangat cepat dan sangat singkat. Biasanya terdengar setiap pagi ketika kita mendekati kandang mereka, kadang banyak yang mengartikan sebagai ucapan “Selamat Pagi” atau “Halo, Senang bertemu denganmu”

Chirp

Seperti suara yang terjadi ketika kita mengunyah makanan didalam mulut kita. Biasanya terdengar ketika mereka memakan makanan yang sangat mereka suka.

Crying
Suara yang biasa terdengar oleh joey ketika mencari induknya.

Singing
Suara yang sering dikeluarkan induk kepada joey yang masih ada didalam kantongnya. Seperti sang induk sedang bernyanyi kepada joeynya. Ini adalah suara yang sangat manis dan terdengar berirama. Menurut saya ini adalah suara yang paling manis dan termerdu yang saya dengar.

Berkelahi dan Kawin (Fighting and Mating)
§     Berkelahi : sangat jelas ketika 2 Sugar Glider berkelahi satu sama lain. Biasanya suara ini akan terdengar sangat lama terutama ketika anda baru saja mengenalkan Sugar Glider yang baru. Jika hal ini terus dibiarkan, akan mengakibatkan kecelakaan bagi salah satu dari Sugar Glider tersebut. Suara ini juga bisa berarti penandaan daerah teritori bagi Sugar Glider yang dominan.


§     Kawin : jika anda menyatukan 2 Sugar Glider yang berbeda jenis kelamin, tentu saja mereka akan kawin. Suara ini termasuk “ritual mereka dalam perkawinan”.  Disaat anda mendengar suara ini. Anda tinggal menunggu 16 hari kedepan bahwa betina anda akan mempunyai joey.

1 Cinta Dalam 1000 Cerita

Aku tiba, seperti biasa
Jam terlewat, otakku penat
Lelah dalam diamku, diduniaku yang baru
Satu ruang terasa sepi, seperti sendiri

Namun, kini aku mengenalnya
Ya, mereka semua
Termasuk dirimu juga
Dalam tawa namun terluka

Sejuta senyuman dihari berikutnya
Kami menjadi saudara
Semesta menyaksikannya
Kami bersatu dalam canda

Setahun telah berlalu
Perjalanan waktu tak pernah terasa
Terpaksa kami meninggalkanmu
1KA07, dalam nama kelas kami tercinta


Opini Mata Kuliah Teori Organisasi Umum

   Dengan adanya mata kuliah softskill ini sangat membantu mahasiswa untuk lebih mengenal apa itu organisasi, bagaimana cara kerja dalam berorganisasi, struktur yang terdapat dalam organisasi, konflik yang terdapat didalamnya dan bagaimana cara penyelesainnya, apa itu kepemimpinan dan juga pimpinan dalam sebuah organisasi. Bagaimana cara dosen memberikan tugas juga sangat kreatif, hingga semua yang menjadi tujuan utama perkuliahan ini benar tepat sasaran. Yaitu menjadikan mahasiswa agar lebih dapat berkomunikasi didepan umum dengan cara mempresentasikan hasil makalah perkelompok, dapat bekerja sama antar anggota kelompok, dapat dengan pas membagi bagian dalam presentasi kelompoknya masing-masing. Walaupun memang mata kuliah softskill ini sangat berbeda dengan softskill yang sebelumnya namun sepertinya adanya perubahan ini akan menjadikan mahasiswa agar lebih bertanggungjawab dengan apa yang seharusnya mereka lakukan sebagai mahasiswa yaitu menyelesaikan tugas dari dosen seberapapun banyaknya tugas tersebut. Dengan begitu dengan mudah terlihat apakah mahasiswa tersebut serius menjalani perkuliahan atau tidak. Dan saya kira perubahan dari softskill ini mengarah kearah yang jauh lebih baik dari yang sebelumnya.

Selasa, 25 November 2014

Resume 6. Arti Penting Kepemimpinan Dalam Organisasi

Dalam suatu organisasi dibutuhkan kepemimpinan atau pemimpin. Seorang pemimpin harus dapat memimpin, memberikan aturan, dan mengayomi anggotanya. Orang yang dipilih sebagai pemimpin dapat dipilih dengan cara voting ataupun dipilih secara langsung dari para anggota. Pemimpin yang dipilih secara langsung biasanya dilihat dari bagaimana pola pikirnya, tutur katanya, pendidikan, dan juga kelebihannya yang melebihi anggota yang lain.
Seorang pemimpin harus memiliki wibawa dan kharisma agar anggotanya menuruti apa yang diperintahkannya. Seorang pemimpin juga harus bersikap tegas untuk mengambil keputusan disituasi yang mendadak, seorag pemimpin tidak boleh lemah dalam fisik maupun mental karena pada dasarnya kesungguhan organisasi akan terlihat dari pemimpinnya. Jika pemimpin organisasi sudah tidak baik maka dapat dipastikan anggotanya juga tidak baik.

Kriteria pemimpin yang baik adalah sebagai berikut:
  1. Sehat jasmani dan rohani
  2. Bersikap jujur
  3. Berpendidikan
  4. Berwibawa dan memiliki kharisma
  5. Berpengetahuan lebih dibandingkan dengan anggota lainnya.
Kepemimpinan dibagi menjadi beberapa tipe, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Tipe Otokratis yaitu tipe kepemimpinan yang tidak mau menerima pendapat atau saran kritik orang lain. Segal hasil keputusan harus diterima baik itu benar ataupun salah, bersifat memaksa.
  2. Tipe Militeristis, yaitu tipe kepemimpinan yang tidak mau memberikan perintah kepada bawahannya tipe ini cenderung menerima atau menyetujui perintah apapun yang dibuat anggotanya untuk dijalankan dan tidak pernah terlihat ikut turun tangan dan berkomunikasi dengan bawahannya.
  3. Tipe Paternalistis, yaitu kepemimpinan yang merasa mengetahui segalanya dan tidak mau menerima saran dari bawahannya.
  4. Tipe Karismatiz, yaitu kepemimpinan yang mengandalkan kharismanya untuk memerintah bawahanny. Tipe ini cenderung disegani anggotanya.
  5. Tipe Demoktratis, yaitu tipe kepemimpinan yang menerima pendapat anggotanya lalu akan dimusyawarahkan untuk mengambil keputusan terbaik.
Pertanyaan: 

1. Jelaskan tipe kepemimpinan Presiden yang ada diIndonesia!

Jawab:
  • Ir. Soekarno adalah tipe pemimpin yang kharismatik dengan pengetahuan dan keberanian juga kharismanya Ir.Soekarno dapat memimpin negara Indonesia hingga akhirnya merdeka dari jajahan Belanda.
  • BJ. Habibie adalah tipe pemimpin yang cerdas dan cerdik
  • Susilo Bambang Yudhoyono adalah tipe pemimpin yang otoriter, demokratis, dan juga kharismatik.
2. Jika terjadi perbedaan pendapat apa kebijakan yang dilakukan dan berikan contoh kasusnya!

Jawab:
Seorang pemimpin harus bisa menganalisa masalah apa yang sedang dihadapinya dan cara penyelesaian apa yang paling pantas untuk digunakan. Pertama akan diberikan teguran sampai 3x bila teguran tidak dihiraukan dan masalah masih tetap berlanjut maka pemimpin akan turun tangan untuk mengambil keputusan yang paling tepat. Contohnya adalah FPI yang melakukan tindakan anarkis lalu diberikan surat teguran dari pemerintah. 

3. Apakah faktor-faktor yang mempengaruhi kepemimpinan?

Jawab:
  • Faktor kemampuan personal, faktor ini telah melekat dari dalam diri seseorang yang sejak lahir memang memiliki bakat untuk menjadi seorang pemimpin.
  • Faktor jabatan, faktor ini walaupun sama-sama seorang pemimpin namun jabatan berbeda seperti pemimpin HRD, pemimpin Manajer dll.
  • Faktor situasi dan kondisi, pemimpin akan dipilih dengan menyesuaikan karakterisitik dari organisasi jadi pemimpin yang dipilih pun yang memiliki karakteristik yang sama dengan organisasi yang sedang berjalan.
4. Apakah ada organisasi yang menggunakan kepemimpinan otoriter?

Jawab:
Ada, yaitu M,kadafi dengan kepemimpinan otoriter sehingga segala keputusannya yang diambil harus disetujui dari segala pihak karena bersifat memaksa.

Resume Kelompok 5. Perubahan Dan Perkembangan Dalam Organisasi

Perubahan adalah sesuatu yang pasti akan terjadi dalam setiap manusia, tempat maupun organisasi. Struktur maupun anggota dalam organisasi lambat laun pasti akan berubah. Kita tidak dapat pungkiri bahwa perubahan adalah sesuatu yang dibutuhkan dalam organisasi. Sedangkan perkembangan adalah sesuatu yang sama dengan pertumbuhan, organisasi akan berkembang atau berumbuh dari organisasi semula ketika baru dibentuk dengan yang sekarang sudah berjalan lebih lama. Itu berarti organisasi semakin matang atau siap untuk mencapai tujuannya. Tujuan perubahan pada organisasi yaitu untuk mempererat komunikasi anggota organisasi dan dapat menghemat waktu untuk pencapaian tujuan organisasi. Selain itu dengan adanya perubahan pasti menimbulkan dampak positif dan dampak negatif. Dampak positifnya, dengan adanya perubahan mungkin tujuan organisasi akan lebih cepat tercapai karena kepengurusan organisasi yang dirubah maka kinerjanya akan berbeda dengan kepengurusan organisasi semula. Dampak negatifnya mungkin perubahan malah memperlambat tercapainya tujuan organisasi.
Sebaiknya sebelum diajukan perubahan dalam organisasi, anggota harus mengidentifikasi dan mengevaluasi apakan sudah diperlukan perubahan dalam organisasi. Jika belum dibutuhkan adanya perubahan maka tidak seharusnya diadakan perubahan, namun ketika perubahan sudah dibutuhkan barulah diadakan perubahan dengan syarat merubah organisasi kearah yang lebih baik dari yang sebelumnya.

Pertanyaan:

1. Sebutkan cara menghindari penghambatan dalam melakukan perubahan organisasi!

Jawab:
Mendiagnosis perubahan apa yang diperlukan, menganalisis agar perubahan yang dilakukan tidak merugikan untuk organisasi, umpan balik untuk mengikutsertakan anggota lain agar ikut berpartisipasi dalam perubahan yang dilakukan, mengambil tindakan jika perubahan sudah menemukan hasil akhir, lalu mengevaluasi terhadap perubahan yang telah dilakukan dalam organisasi

2. Sebutkan organisasi yang sedang berkembang dan sebutkan dampaknya!

Jawab:
Salah satu organisasi yang sedang berjalan adalah petugas pembersihan paku dijalan raya. Manfaatnya sangatlah baik bagi pengendara maupun pejalan kaki.

3. Dalam organisasi apakah ada cara untuk melakukan perubahan organisasi tersebut?

Jawab:
  • Mengadakan perubahan struktur organisasi
  • Mengubah sikap dan perilaku pembinaan
  • Merubah tata kerja dalam organisasi
4. Apa yang membuat organisasi itu berubah, dan apakah perubahan itu akan menjadi lebih baik?

Jawab:
Organisasi mengalami perubahan ketika anggota merasa organisasi telah lama berjalan dan merasa tujuan organisasi belum juga tercapai atau kelambatan struktur organisasi sehingga waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi juga semakin lambat. Perubahan tidak selalu menjadikan organisasi lebih baik dari semula. Akan menjadi baik atau tidaknya perubahan yang terjadi tergantung kepada para anggota yang menerima perubahan tersebut, jika anggota menjalankan tugasnya sesuai dengan perintah maka organisasi akan menjadi lebih baik begitu pula sebaliknya.

5. Faktor apa yang sangat mempengaruhi dalam perubahan dan perkembangan organisasi?

Jawab:
Faktor yang mempengaruhi dapat berupa faktor eksternal atau faktor dari luar dan faktor dari anggota organisasi masing-masing.

6. Apa yang terjadi bila perubahan dan perkembangan suatu organisasi itu tidak berjalan dengan baik?

Jawab:
Lambat laun keberadaan organisasi akan hilang akibat perubahan dan perkembangan yang tidak berjalan dengan baik.

Resume Kelompok 4. Komunikasi Dalam Organisasi

Komunikasi adalah suatu hal yang terpenting dalam semua bidang. Didalam organisasi komunikasi yang baik sangat diperlukan, karena jika komunikasi tidak berjalan dengan baik maka segala sesuatu yang dijalankan dalam organisasi tidak dapat terpenuhi bengitu pula dengan tujuan organisasi yang akan memakan waktu yang lebih lama apabila setiap anggota tidak dapat memahami komunikasi satu sama lain. Komunikasi digolongkan menjadi 5 golongan yaitu:

  1. Komunikasi lisan dan tertulis,
  • Komunikasi lisan adalah komunikasi secara langsung jadi informasi yang diterima juga langsung.
  • Komunikasi tertulis adalah komunikasi yang disampaikan melalui tulisan seperti surat, email atau perantara orang lain. Tidak secara langsung.
     2. Komunikasi verbal dan non verbal
  • Komunikasi verbal adalah komunikasi yang disampaikan langsung dengan suara seperti komunikasi lisan.
  • Komunikasi non verbal adalah komunikasi yang disampaikan secara fisik atau gerakan seseorang yang menyesuaikan dengan tujuan informasi yang ingin disampaikannya atau sesuai dengan apa yang sedang dia rasakan.
     3. Komunikasi kebawah, keatas, dan kesamping
  • Komunikasi kebawah adalah komunikasi yang mengalir dari manajemen yang paling atas lalu sampai kemanajemen dibawahnya hingga kekaryawannya.
  • Komunikasi keatas adalah komunikasi yang mengalir dari manajemen paling bawah atau karyawan kemanajemen paling atas untuk mengetahui rencana kerja atau sekedar mencari informasi.
  • Komunikasi keasmping adalah komunikasi yang mengalir diantara dua manajemen yang sama jabatannya untuk saling menukar informasi atau sekedar merencanakan rencana kerja.
     4. Komunikasi formal dan informal
  • Komunikasi formal adalah komunikasi yang dilakukan secara formal atau resmi dan terstruktur
  • Komunikasi informal adalah komunikasi yang dilakukan secara tidak terstruktur atau tidak terorganisir.
     5. Komunikasi satu arah dan dua arah
  • Komunikasi satu arah adalah komunikasi dengan satu tujuan yaitu hanya sekedar memberikan informasi tanpa meminta adanya partisipasi dari pihak-pihak yang mendapatkan informasi tersebut.
  • Komunikasi dua arah adalah komunikasi dengan tujuan memberikan informasi dan juga menuntut pihak yang mendapat informasi untuk berpartisipasi menanggapi informasi yang telah didapat.
Jaringan Kerja Komunikasi

  1. Jaringan kerja rantai, jaringan kerja rantai dialirkan dari manajemen paling atas hingga manejemen paling rendah.
  2. Jaringan kerja lingkaran, jaringan kerja lingkaran adalah jaringan komunikasi dimana setiap anggotanya tidak memiliki ikatan apapun dengan anggota lain sehingga untuk berkomunikasi dapat dilakukan secara langsung tanpa ada batasan atau penghubung.
  3. Jaringan roda jaringan kerja yang memiliki penghubung untuk saling berkomunikasi. Jaringan roda memiliki suatu kelompok khusus untuk mengatur bagian komunikasi antar anggota lalu kemudian baru akan disampaikan keanggota jadi informasi tidak dapat dilakukan secara langsung.
  4. Jaringan kerja tanpa saluran, jaringan kerja yang menjamin setiap anggotanya dapat berkomunikasi tanpa penghubung atau perantara-peranta lainnya.

Saran Komunikasi

Komunikasi adalah kunci utama dalam segala bidang khususnya didalam organisasi yang melibatkan dua atau lebih orang. Dimana akan lebih membutuhkan saran komunikasi seperti berikut:
  • Pemahaman
  • Perhatian
  • Penerimaan

Pertanyaan:

1. Bagaimana cara mengatasi komunikasi yang terjadi antara anggota yang pasif dan anggota yang aktif?

Jawab:
Semua anggota harus bermusyawarah agar dapat saling memahami bagaimana cara berkomunikasi antara satu sama lain.

2. Apakah jenis-jenis komunikasi yang paling efisien?


Jawab:
Jenis komunikasi saluran total, karena komunikasi ini menjamin tidak menggunakan penghubung atau perantara sehingga komunikasi akan berjalan dengan lancar tanpa ada yang harus ditutup-tutupi kepada pihak perantara karena informasi yang disampaikan akan disampaikan langsung kepada penerima informasi.

3. Sebutkan jaringan komunikasi yang paling efisien untuk diterapkan!

Jawab:
Jaringan komunikasi lingkaran karena tidak adanya penghubung atau perantara jadi informasi yang disampaikan akan secara langsung sampai kepada pihak yang menerima informasi.

4. Bagaimana cara memecahkan masalah hambatan komunikasi dalam organisasi?

Jawab:
Menyusun masalah dengan rinci agar dapat mengetahui masalah apa yang menjadi hambatan dan meminta anggota untuk ikut berpartisipasi agar komunikasi dapat berjalan lancar kembali.

5. Upaya agar organisasi menjadi lebih eksis dan mampu menjalani fungsinya secara optimal?

Jawab:
Mempererat komunikasi antara manajemen atas kemanajemen bawahan. Dan memperluas komunikasi kedunia luar agar keberadaaan organisasinya tetap eksis dan diakui keberadaannya oleh masyarakat sekitar.

6. Berikan contoh kasus masalah komunikasi dalam kehidupan sehari-hari!

Jawab:
Dalam organisasi biasanya terdapat missunderstanding atau kesalahpahaman, masalah ini berawal dari cara komunikasi antar anggota yang tidak baik atau tidak lancar maka itu terjadi masalah didalam organisasi.

7. Apakah faktor utama yang menghambat suatu komunikasi dalam kehidupan sehari-hari?

Jawab:
Faktor utama penghambat komunikasi biasanya emosi dan juga ego dari masing-masing anggota sehingga tidak ada yang mau mengalah.

Minggu, 23 November 2014

Resume Kelompok 3. Proses Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Dalam Organisasi

Terdapat beberapa tipe dalam pengambilan keputusan dalam organisasi. Adanya pengambilan keputusan biasanya terjadi ketika ada suatu pemilihan ataupun konflik dalam organisasi. Berikut adalah tipe-tipe pengambilan keputusan:

1. Pembuat keputusan Ideal : Pembuat keputusan ini adalah keputusan yang memihak atau hanya mementingkan diri sendiri ataupun beberapa anggota. Jadi, hasil keputusan dapat merugikan orang lain juga merugikan organisasi itu sendiri.

2. Pembuat keputusan Receptive (menerima pendapat) : Tipe pembuat keputusan receptive ini merupakan pembuat keputusan yang dengan senantiasa menerima pendapat saran maupun kritik dari anggotanya demi kebaikan organisasi agar hasil keputusan yang diambil tidak akan merugikan para anggota dan juga organisasi itu sendiri.

3. Pembuat keputusan Exploitative (pemeras) : Pembuat keputusan explotitative seharusnya tidak diperbolehkan untuk digunakan lagi karena tipe ini akan memaksa anggota organisasi untuk menyetujui apapun hasil keputusan yang diambilnya dengan tindakan pemerasan. Walaupun hasil keputusan kemungkinan besar akan merugikan banyak anggota dan juga organisasi tersebut namun anggota tidak memiliki pilihan lain karena pembuat keputusan ini melibatkan unsur pemeras.

4. Pembuat keputusan Hoarding (penimbun) : Pembuat keputusan ini akan menimbun atau mengumpulkan keputusan dari anggota lain dari organisasi tersebut baru akan menyimpulkan keputusan mana yang paling baik untuk diambil.

5. Pembuat keputusan Marketing (pemasaran) : Pembuat keputusan ini akan mengutamakan pengambilan keputusan yang menggunakan tipe pemasaran atau marketing.

Adapun proses pembuatan Keputusan adalah sebagai berikut:

1.  Meneliti lingkungan yang memerlukan keputusan
2. Memilih arah, merancang, menemukan, mengembangkan dan menganalisa kemungkinan arah tindakan
3. Memilih arah tindakan tertentu dari berbagai alternatif
4. Memeriksa dan membuat keputusan final

Pertanyaan :

1. Faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan dalam organisasi?

Jawab:
Terdapat 3 faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan dalam organisasi yaitu voting dari semua anggota organsasi agar hasil pengambilan keputusan adil, musyawarah agar semua anggota mengetahui hasilnya dengan terbuka tanpa ada yang ditutup-tutupi dan mufakat.

2. Dalam tipe marketing, jelaskan aplikasinya bagaimana caranya?

Jawab:
Pembuat keputusan yang berdasarkan orientasi pada kesempatan keputusan ,ia fokus untuk mendapatkan suatu keputusan. Contoh aplikasinya yaitu Moboginie. Moboginie mengeluarkan marketing bentuk topi putih dan topi hitam. Tujuannya memasarkan iklan dan moboginie termasuk software opensource.

3. Contoh tipe pemeras dalam Organisasi!

Jawab:
Contohnya adalah seperti kerja rodi dan romusha pada saat Indonesia dibawah penjajahan Belanda dan Jepang. Masyarakat Indonesia tidak memiliki pilihan lain selain menuruti Belanda dan Jepang.

 

Salazen Grum Template by Ipietoon Cute Blog Design